Tampilkan postingan dengan label Kampus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kampus. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Juni 2014

Hari Pertama KP



                Senin ini untuk pertama kalinya kami masuk kerja. Hari pertama diawali denganbangun pagi. Jam 5 sudah bangun bersiap-siap hingga jam 7 kelar makan. Lalu jalan ke kantor administrasi yang juga merupakan daerah pabrik peleburan (smelting) PT. Timah Tbk.
                Hari pertama ini kami mengalami masa orientasi sehingga, kegiatan kami hanya mengunjungi bagian-bagian pabrik peleburan dan pengolahan mineral. Kunjungin kami ke unit-unit pabrik ini ditemani oleh pak Wahyu.

Muntok


  Ini merupakan hari kedua kami di Pulau Bangka. Karena hari ini sabtu maka belum ada kegiatan Kerja Praktek (KP). Hari ini banyak diisi oleh tidur hingga siang dan lanjut tidur lagi. Walau pada pagi tadi sempat lari pagi memutar-mutar kompleks prabrik. Agar mengenal daerah sekitar. Selanjutnya siang ada kegiatan donor darah dan sunatan. Rencana tadi mau liat-liat acara donor dara tapi uda kelar duluan pas uda sampe di TKP. Jadinya cuman beli Ice cream.
Oh iya, sebenarnya baru pertama kali di pulau Bangka ini. First impression pada tempat ini ya, cukup unik. Yah, karena menurutku semua tempat itu selau unik dan khas. Pasti ada yang membuatnya berbeda dari tempat lainya. Karena mereka dibatasi oleh geografi dan tumbuh serta berkembang dengan caranya sendiri-sendiri, bukan begitu? Lidah penduduk yang masih sangat kental dengan logam melayunya. Dan seperti yang sudah diketahui daerah ini populasi etnik tionghoa cukup besar, mereka lebih membaur dabanding dengan etnik tionghoa ditempat lain dengan warga lokal (spt JKT). Sehingga cukup mudah menemukan mereka.

Selasa, 17 Desember 2013

Terjebak 6 jam di Bandara Ngurah Rai - Bali waw aseem

Tour to Bali : Penjelajahan Utara Pulau Dewata 1
Geroga, buleleng Bali. 6 Januari 2013.
Setelah terkantuk-kantuk di bandara semalaman. Akhirnya pesawat Batavia jenis Airbus berangkat tepat jam 6. Pesawat lepas landar di atas kota jakarta yang krisis pohon itu, menjadi tidak menarik untuk menatap kebawah. Apa lagi kepala menjadi sangat pusing pada saat proses lepas landas. Setelah tertidur selama beberapa menit saya terbangun oleh pramugari yang menawarkan minum, lantas kupesan teh hangat, yang ternyata berharga 15ribu. Agak menyesal (maklum kantong mahasiswa), kukira gratis seperti maskapai yang biasa saya tumpangi mana masih pahit dengan 4 bungkus (shaset) gula.

Selasa, 08 Oktober 2013

Kamu Ingin jadi apa ketika besar nanti ?

Merenungkan pertanyaan itu sekarang, bagi saya pertanyaan seperti
itu bukan pertanyaan yang baik untuk ditanyakan kepada anak-anak.
Seberapa penting, sesungguhnya profesi yang kita lakukan ? Saya
tidak menyangkal bahwa karier mungkin akan membentuk bagian utama
dari kehidupan kita. Inilah kenyataan bahwa Anda perlu mencari nafkah.
Namun pada tingkat yang lebih dalam, bukan lebih penting soal mau
jadi orang seperti apa kita ini, dibanding soal jenis pekerjaan yang
mau kita lakukan. disadur dari Buku Happy Student oleh Daniel Wong

Minggu, 29 September 2013

Martensit


Martensit adalah fasa terkeras dari baja paduan karbon. Fasa ini dapat diperoleh dengan
pemanasan hingga fasa Austenit (gama), lalu dilakukan pendinginan cepat atau kuens (transliterasi Quenh).
Pada diagram transformasi isotermal dapat diperoleh suhu awal reaksi martensit (Ms)
dan suhu akhir martensit (Mf). Selain itu, dapat dilihat juga bahwa untuk membentuk fasa
martensit harus dilakukan pendinginan dengan sangat cepat. Shingga dengan alasan tersebut dapat
disimpulkan bahwa transformasi pembentukan martensit tidak bergantung pada pergerakan atom,
namun dengan proses tanpa difusi.

Senin, 09 September 2013

Ibu Kota Ambisius

Memang untuk dapat mengeluarkan bahasa kalbu bisanya pada saat menjelang tidur atau pada saat terjaga di pagi buta.Mencari waktu yang tepat untuk menulis susah2 gampang.

Ya kota megapolitan (Jakarta Raya) ini seakan merengut semua ketengangan menjadikan hidup selalu dikejar oleh waktu. Bahkan untuk bernapas manusia harus berebutan.

Ini hidup penuh mabisi. Ya ibu kota ambisi, jutaan orang menggantungkan hidup di kota ini. Mulai pengamen yang penghasilannya hanya ribuan perak perhari hingga konglomerat yang penghasilannya sebulan ratusan juta.

Minggu, 14 Juli 2013

Dunia luas

Ini liburan ke 4 dalam masa perkuliahaan
Juga baru kelar semester 4.
Sudah banyak hal yang terlewati,
pengalama, Susah, senang, dan semua hal
kata orang, asam garam.

Ini hari minggu.
kosan sepi, libur pula
makin kosong hati
tapi siapa bilang tidak bisa berbuat
ini masa-masa merenung

Jumat, 14 Juni 2013

Orientasi KEMANUSIAAN ??

Kehilangan rasa. itu yang banyak terjadi.
Ketika Manusia tidak lagi sosial
Kemanusiaan terenggut oleh modernitas
Semakin bangga oleh ketidak manusiawian
Dunia telah berubah nek.
Kita memang hidup di zaman yang berbeda
Menjadi bingung, ini untung atau buntung

Minggu, 19 Mei 2013

Menjelang UAS semester 4


Setelah hilang beberapa bulan ditelan kesibukan kampus
Akhirnya ada waktu buat nulis juga. sebenarnya
bukan karena waktu sih tapi lebih ke keadaan psikologis.
artinya otak mempunya space (ruang) untuk berpikir hal lain.
benar sebenarnya untuk meluangkan waktu 30 menit untuk
menulis itu bisa saja dan sangat mungkin. namun kalau
otak sudah tak karuan ? Apa pula yang bisa di tulis.

Memasuki ujian ahir semester (UAS) tepatnya
senin besok. baru sadar kalau sudah 2 tahun lebhi
tepatnya (2 tahun 25 hari) di sini(Depok) untuk menuntut ilmu.

Senin, 30 April 2012

Catatan dirintik sore

Sudah lebih dari setahun merantau di depok.
Sekarang begitu berbeda dengan apa yg terjadi setahun lalu.
Di sini, mata saya terbuka lebar melihat apa yang ada di kemegahan ibu kota.
Dinasti yang pernah di bangun oleh Suharto dulu.
Setidaknya mengubah sedikit pandanganku tentang ibu kota dan tentu pulau ini 'jawa
::
Melihat hedonitas warga metropolit menjadi hal biasa
Yang  dulu hanya konsumsi angan lewat televisi.

Kamis, 19 Januari 2012

Surat kecil untuk Tuhan

Untuk sekian kali aku harus menangis karena kebodohan yang telah ku perbuat.
Terima kasih Tuhan telah memberikan sesuatu yang indah dalam hidupku. Hamba yang hina ini tidak bisa berbuat banyak untuk untukmu dan juga kedua orang tuaku yang tercinta.

Walau masa itu kulalui dengan berbeda, tidak seperti apa yang teman-teman saya lalui, namun mata ini masih saja kabur untuk melihat

Selasa, 10 Januari 2012

Belajar Menulis


Alhamdulillah.....

MENULIS
Hari ini berjalan dengan indah.

Hari ini saya mendapatkan masukan yang berharga dari senior saya. Namanya kak  Vincent. Setelah tadi saya diwawancara olehnya. Sedekit info hari ini di jurusan Metalurgi dan Material sedang melakukan oprec (open recruitment) kepanitian IMMt (Ikatan Mahasiswa).

Jumat, 30 Desember 2011

Kalkulus dan UAS

Walau sudah hari Jumat Pukul 01:00 AM tapi ini masih jatah untuk hari kamis. Setelah selesai membaca capter ke 11 Laskar Pelangi yang berjudul Langit ke 7 membuat otak ku sedikit lebih jernih setelah seharian bercengkaraman dengan Kalkulus. Mengingat UAS tinggal menghitung hari, membuatku terpaksa harus berkerja keras. Apalgi dengan masalalu UTSku yang suram membuat diriku, tak mau melakukan kebodohan Besar yang sama. Dikarenakan telah gagal di mata kuliah wajib, kalkulus si momok manakutkan bagi mahasiswa sians.


Hari ini merupakan hari yang melelahkan. Setelah kelar mengumpulkan musaf-musaf catatan kalkulus teman (kerjaan wajib para Auditorian di akhir smester), hingga mencari soal-soal tahun sebelumnya. Hari ini memang tidak ada kegiatan istimewa saya, karena memang saya menghabiskan waktu dengan Kalkulus dan tetangga depan kamarku si Bagus. Untuk mengisi sela-sela waktu belajar kalkulus yang membosankan (sebenarnya seru kalo saja anda tidak seperti kebanyakan orang layaknya saya).

   Setelah bangun pagi, saya bersiap-siap pergi ke Bank untuk memprint buku tabungan yang sudah lama tidak di print. Kurang lebih sudah 3 bulanan saya tidak memprint laporan transaksi sehingga cukup lama menunggu prinannya. Kebetulan si Bagus juga ikut karena ingin menabung uang walau banknya berbeda, dia BNI dan saya di BRI tapi letak keduan bank tersebut tidak terlalu jauh untuk memcapainya dengan jalan kaki.

    Sedikit cerita saja, tadi ketika belajar kalkulus kami berinisiatif belajar di luar. Ya itung-itung mencari suasana baru. Sehingga Pelihan kami  tertuju pada halaman asrama putra antara gedung D2 dan G1. Cukup lama kami di sana, hingga ketika cacing-cacing diperutku berteriak-teriak minta jatah makan siang karena belum kunjung dapat, semenjak sarapan tadi.

    Karena sudah menunjukan jam 01:16 yang artinya sudah berajak 16 menit penulisan artikel ini, saya memohon diri untuk hari ini. Asalamualaikum.... Sekian

Rabu, 28 Desember 2011

Artikel ke-4



Yea Artikel ke-4, hum senang walau pas-pasan isinya.
   Hari ini bangun jam 8. Mulai pagi-pagi sudah menggalau, soalnya tidak ada kerjaan akhirnya  gw ajak Tiara untuk belajar Kalkulus. Ternyata dia mau latihan teater sehingga tidak jadi. Akhirnya gw menggalau lagi hixhixhixhix

   Gw sih berharap hari ini get something biar ada gunanya gw menjalani hidup. Pucuk
dicinta ulampun tiba. Ada sie Boston nawarin gw masuk kelas tambahannya (Kalkulus). Alhamdulillah bisa dapat ilmu hari ini. Sedikit cerita tentang sie Boston. Dia orangnya Genius bangat bayangin tadi hasil UTS Kalkulusnya dibagi'in dan dia dapat 82, luar biasa menurut gw ketika nilai Kalkulus gw sendiri tidak Jelas Berapa. dan Sekeyakin anku tidak akan Lewat 50an.

    Oleh karena itu untuk UAS yang akan datang saya akan bertempur mati-matian minimal 7.
dan sekarang gw hanya bisa menargetkan nilai 'B'. menurut gw B sudah lebih dari cukup
dengan dihadapkan Dosen yang tidak Jelas ngajarnya. Alhamdulillah sampai saat ini masi
optimis.

    Setelah pulang Kalkulus, karena tidak ada kerjaan langsung tidur setelah beberapa lembar
menbaca Laskar Pelangi. Sekitar sejam gw tidur setelah itu gw sholat dan kemudian
melanjutkan baca'an Novel gw. Sudah hal 85, cepat juga bacaan gw. ini berbeda sekali
ketika membaca Al Quran sehalaman bisa beberapa menit. Oleh sebab itu gw sekarang
untuk mengisi waktu antara Magrib dan Isya saya intensif belajar dengan Teguh (Teguh
Atma Wijaya). Alhamdulillah sudah lebih lancar.

    Setelah itu gw ngajak si Teguh main Bulu Tangkis di sekitar halaman Asrama. Ditengah
semilir angin yang kencang kami berdua dengan adman bermain. Setelah capek gw
mengistirahatkan diri dan memanjakan diri dengan mandi lebih awal hahahahaksxctdt.

Prof. Balthazar Kambuaya
Oh iya gw lupa tadi pagi ditengah kegalauan saya. Tiba-tiba saja hp gw berbunyi. Ternyata sms dari senior IMAPA (Ikatan Mahasiswa Papua) UI. Di mana isinya mengenai Udangan pribadi Mentri Lingkungan Hidup Prof. Balthazar (Lengkapnya Balthasar Kambuaya). Senangnya bisa ketemu mentri hehehehe Mungkin ini akan menjadi sejarah dalam Hidupku. Bertemu dengan Seorang Mentri.

Sekian untuk hari ini.