Sabtu, 15 September 2018

A story of Milenials

26 Tahun
Waktu yang tidak sebentar, pada saat ini beberapa dari mereka sudah berumah tangga, membangun keluarga mungilnya, dengan segala tetek bengek drama romantisme rumah tangga yang akan berlangsung beberapa tahun ke depan.

Ada juga yang masih sibuk dengan study diluar negeri, yang strugle dengan pertayaan mendasar, kapan nikahnya balik ke indo dapat kerja gk ya. Ato nikah aja saat dan membangun rumah tangga di perantauan seperti di film-film.

Sabtu, 28 Oktober 2017

NEOM Project - Meikarta ala Arab Saudi

Krisi Minyak yang terjadi pada tahun 2014, menggoncang ekonomi negara-negara Arab yang telah bergantung terlalu erat terhadap minyak. 70% pendapatan Arab Saudi berasal dari penjualan minyak. Krisis pada 2014 di mana harga minya terdepresiasi hingga 50%, dari $100/barel menjadi $50/barel. Sehingga Arab Saudi harus memutar otak untuk mendapat dana segar untuk APBNnya.

Reformasi besar-besaran dilakukan oleh Arab Saudi. Yakni menjual sekitar 5% saham Saudi Aramco (BUMN minyak) dengan nilai US$ 2,5 triliun atau sekitar Rp 32.500 triliun untuk di invetasikan ke luar negeri sebesar US$ 2 triliun. Sistem visa baru agar orang asing muslim bekerja jangka panjang di Arab Saudi. Diversifikasi ekonomi, mulai dari investasi di tambang mineral dan memproduksi peralatan militer. dan terakhir mengizinkan wanita untuk bekerja.

Rabu, 11 Oktober 2017

Startup Unicorn Untung atau Rugi ?

Baru-baru ini muncul beberapa startup nasional yang menyabet mahkota unicorn. Startup dengan titel unicorn adalah perusahaan dengan valuasi (nilai jual) diatas 1 miliar dolar atau sekitar 13 triliun rupiah. Lebih besar dari anggaran E-KTP untuk 260juta org Indonesia itu.

Angka yang tidak main-main memang. Tapi mari kita telaah lebih dalam status unicorn ini. Sisi gelap dari status ini ada ribuat ritel offline atau klontongan, warung, toko-toko elektronik, dan pusat perbelanjaan yang tutup. Akibat pasarnya digusur oleh Tokopedia, Bukalapak dkk. Toko online menajadi solusi untuk konsumen yang butuh efisiensi tidak perlu keluar beli ini itu dan juga tidak akan tertipu harga, tinggal klik ini itu langsung dapat harga termurah. Istrirahat kantor yang hanya saju jam bisa saja menghabiskan 20% gaji bulanan. Lebih cepat memang keluar duitnya.

Tapi di sisi lain, bannyak pekerja toko offline yang harus di rumahkan, atau bahkan pusat perbelanjaan yang tutup karena sepi pembeli (lihat mangga dua yang telah sepi). Juga nasib toko-toko travel dan penjual tiket pesawat, berapa banyak yang tutup ? Ribuan ? bagaimana dengan taksi  dan ojek pangkalan. Berapa banyak pangkalan yang gulung tikar dan taksi offline yang berguguran (di Jakarta dari 23 jadi 4 perusahaan yang belum mati), kalau kita jumlah-jumlah, tambah-tambah ternyata korban teknologi bernama unicorn ini mungkin ribuan atau jutaan ? Saya belum punya angkanya untuk hal ini. tapi rasa-rasanya tidak sedikit ya.

Sabtu, 07 Oktober 2017

Dunia Kerja yang Sesungguhnya

Sudah genap 2 tahun semenjak menjadi "Mahasiswa". Kini menjadi pekerja, kuli korporat, menghamba gaji bulanan, bertuan atasan, dan penunggu weekend.

Ini berbeda sekali dengan 2 tahun silam, ketika hidup masih sebebas seperti elang terbang, kemana saja kamu mau, di mana saja kamu mau. Aku akan kesana (walau tetap ada iklan "deadline praktikum"). Benar-benar bebas. Yang penting ada teman tiap hari berasa weekend. Libur panjang malah menjadi momok."Bagaimana menghabiskan libur 3 bulan dengan bajet sangat minim ini". Semua org sama saja tidak ada BOS tidak ada atasan, bawahan. Semua punya hak setara dalam berpikir dan berpendapat. Berbeda sekali dgn sekarang. Mungkin saja ide jadi berbelot yang penting "BOS senang".

Tapi ini dunianya nyata. Iklan "kebebasan 4 tahun telah usai" come on, this is real life. Ibarat nonton Drama Korea/Jepang Episodenya sudah selesai dan ini sudah jam 2 pagi. Dan besok adalah deadline laporan praktikum atau UTS/UAS. Tapi memang gk selamanya  dunia kerja itu worse as common people say. Ada kok Indahnya, cuman mungkin berbeda. Then you know how great it Friday is.

In this step, lo akan nyadar masalah keluarga akan lebih intens lo rasakan dan lo makin peka terhadap itu. Gw gk tau ini emang karena umur atau kebetulan ya. Mungkin karena teman-teman mulai sibuk masing-masing dengan kerjaan barunya, tempat barunya, atau keluar kecil barunya. Jadi lo bakal jadi jauh dengan teman lo, jadi kerjaan dan keluar lo lah yang paling dekat di tahap ini.

Rabu, 22 Juli 2015

Saudi Arabia : Mencoba Mengenal Saudi Arabia

Tulisan ini  hasil dari tadi membaca buku Saudi Arabia : A Case Study in Development oleh Foud Al-Farsy. Di bawah ini penampakan bukunya.
Saya tidak akan membahas semua isi bukunya. Saya akan menjelaskan beberapa hal mendasar tentang Arab Saudi. Mengingat saya hanya membacanya sekilas. Karena ketidak tauan saya tentang Arab Saudi, maka pergila saya keperpustakaan kampus tadi siang untuk mencari tau sedikit tentang arab saudi. Oh iya dan beberapa yang saya tau tentang negeri ini.

Selasa, 09 Juni 2015

Sebuah perjalanan mencari titel

Serpong-Depok
Untuk siapa yang merasa nasionalis. Tapi banyak dari mereka ternyata tidak begitu dengan sikapnya. Otak mereka (baca kita) lebih banyak mendengar top chart billboard dari pada dangdut. Apa karena dangdut kita tidak lebih dari pada tari pamer tubuh dari pada senandung. Mungkin list billboard lebih layak di dengar.

Seberapa banyak menonton Hollywood, manga atau Kdrama, di banding dengan roman dalam negeri yang banyak dibumbui dengan tubuh? ternyata sama tidak pantas. Maka pilihan yang lebih cukup masuk akal.

Seberapa kita menghatamkan kitab dalam negeri ketimbang romansa barat yang mahsyur. Ketika negeri para indian punya Times best seller, kita punya apa?

Kamis, 28 Mei 2015

From Binjamin

There I will write some new words from Benjamin Autobiography.

Now i try to learn English from reading books. on this time read about Autobiography of Benjamin. reading is mt indulgence, its strating when i in senior high school. My friends and I make little reading park in home town Timika. At the moment, in Timika there is not library to accommodate youth to access, books. It assert in Timik the youth was lack in getting information. We didn't know what gov had done. But we know the gov had been bestow by society. We didn't know whose amiss.

But from that time, i was very interesting to read book. that was become my indulgence. By reading book i can get more information and increasing my knowledge. But some time reading can be tedious, eccordingly by my mood. 

Now I try hard to learning English like reading English book, listening musics and watching movies and also write, like now. Some times I feel mortification to writing, cause my bad English. But I know is not easy to write in English without practice and trying. 

I ever think, it will be some when the children in USA or UK trying writing in the first time, but everything will be more easy and simple when they grow up and learn more word and grammar. Because English it not my mother language so not easy  learn that. But I belief that can be easily if I try and learn and learn harder.

Dispute about writing in correct and good in grammar, its big surf holded my willing to write. So try to fine the best way learn all English skill. Now I contrivance new method to learn English. The Fist i reading book, of course with high English (like The Autobiography of Benjamin Franklin), than I get more new and sophisticated vocab. Than  I write the stranger words in flimsy to remember all of them than used it when I write.

Good tips for you is not be afraid when you write because of errata, remember all of USA and UK at the first tried to write at the first time was also hard like you doing right now.I Hope this habit no to be abate. Amin
10.48 pm May 28th 2015 in my inn.

Minggu, 10 Mei 2015

Menimba dan Menumpah


Tadi baru saja melakukan ritual MAHASISWA. Pergi ke Sebuat toko buku setelah bersua dengan teman kampus. Seperti biasa kehidupan kota yg tidak genap 2 juta penduduk ini ramai dan macet. Walau begitu tidak ada salah tetap menimba ide. Setidak dalam sebulan harus k sana untuk menyegarkan otak. Kalau tak mampu beli, otat betis harus di kencangkan untuk membaca beberapa buku dalam sekali kunjungan. Jatuhnya hanya bisa membaca buku informasi jarang bisa membaca Novel kalo sudah begini. Di umur 22 tahun 274 hari ini memang harus banyak membaca agar tetap kekinian.

Menggores pena atau memencet keyboard menjadikan ide abadi lengkang oleh lupa. Karena manusia itu lupa dan akan dilupakan kecuali tulisannya.Aristoteles yg mati ribuan tahun lalu tetap dikenang karena tulisannya ada dan sampai di zaman ini.

Menuang Saja atau Mari Menuang ?

Ini tulisan saya yg kesekian dari Blog yg usang ini. Mohon maaf ya (pada siapapun, teruntuk blog ini).

Mari kita menulis lagi. Karena menulis itu tidak berdosa !
Mari menuang saja karena tidak ada salah untuk menuang saja.
Kalau bisa bercertia kenapa harus berdiam

(Tetap menulis dengan aturanku sendiri, belia yg masih ingin egois dalam tulisannya !)

Putaran kipas angin kecil berwarna hijau, menyejukan kamar yg panas ini. Kalor tidak boleh berlebih memang, sehingga tidak memacu metabolisme yang tinggi (keringat). Benda kecil berkedip2 dengan teknologi tinggi masakini (4G atau fourth generation). Tanpa bismillah menghantarkan ide dan apapun dengan sekejap mata. Tidak terlihat memang karena bukan kuasa mata untuk itu. Biarkan data-data itu berlalu-lalang karena tidak menganggu manusia (sampai saat ini org paham seperti itu).

Rabu, 04 Februari 2015

Post in English First

Good evening everyone. For the first time in my life, I will write in English. It makes me afraid for long time to make post in english. You know, it is not easy write the other language than your mother language. It's hard to start. Make good write in correct grammar, many things make us afraid.

I'm so happy because I can start ini this point. hello every netizen in english speaker, i'm the new comer here hahaha LOL. Now your member added one. However i doing this post in bad grammar, it's not problem.

Another one i want to write here is the reasons i make this post. First one is to improve my english. Doing many writing make you more familiar for many vocab actually for how it written right ? In this case i can use my new word to repeated so I be come familiar for that word. The second is in this year I try to increasing my english. That thing i have try such as join TOEFL preparation test, reading many news or book in english of course. Reading again and again about grammar book. Because I know, the world be come global. English is needed right now so it's not reason to don't know or escape from it.

Ok those all I want to talk right now. I hope, I will continuous this post immediately.

Senin, 23 Juni 2014

Hari Pertama KP



                Senin ini untuk pertama kalinya kami masuk kerja. Hari pertama diawali denganbangun pagi. Jam 5 sudah bangun bersiap-siap hingga jam 7 kelar makan. Lalu jalan ke kantor administrasi yang juga merupakan daerah pabrik peleburan (smelting) PT. Timah Tbk.
                Hari pertama ini kami mengalami masa orientasi sehingga, kegiatan kami hanya mengunjungi bagian-bagian pabrik peleburan dan pengolahan mineral. Kunjungin kami ke unit-unit pabrik ini ditemani oleh pak Wahyu.

Muntok


  Ini merupakan hari kedua kami di Pulau Bangka. Karena hari ini sabtu maka belum ada kegiatan Kerja Praktek (KP). Hari ini banyak diisi oleh tidur hingga siang dan lanjut tidur lagi. Walau pada pagi tadi sempat lari pagi memutar-mutar kompleks prabrik. Agar mengenal daerah sekitar. Selanjutnya siang ada kegiatan donor darah dan sunatan. Rencana tadi mau liat-liat acara donor dara tapi uda kelar duluan pas uda sampe di TKP. Jadinya cuman beli Ice cream.
Oh iya, sebenarnya baru pertama kali di pulau Bangka ini. First impression pada tempat ini ya, cukup unik. Yah, karena menurutku semua tempat itu selau unik dan khas. Pasti ada yang membuatnya berbeda dari tempat lainya. Karena mereka dibatasi oleh geografi dan tumbuh serta berkembang dengan caranya sendiri-sendiri, bukan begitu? Lidah penduduk yang masih sangat kental dengan logam melayunya. Dan seperti yang sudah diketahui daerah ini populasi etnik tionghoa cukup besar, mereka lebih membaur dabanding dengan etnik tionghoa ditempat lain dengan warga lokal (spt JKT). Sehingga cukup mudah menemukan mereka.

Sabtu, 11 Januari 2014

Bukan orang ‘KEREN’

Liburan Semester 5

Hari 11 hari baru, di tahun yang baru ini.
Liburan Smester 5. Artinya sudah ada 5 liburan yang ku alami dalam perantauan mencari ST. Liburan pertama ke Cilegon dan beberapa daerah sekitarnya dan lanjut ke jogja. Kemudian Liburan kedua Ke

Sabtu, 21 Desember 2013

Cerita lain dari pulau dewata - Bali

Tour to Bali : Penjelajahan Utara Pulau Dewata 5

Sudah tanggal 11 berarti sudah 6 hari saya di pulau dewata ini. Rencananya sabtu ini saya sudah kembali, tepatnya ke jogja. Yah karena tidak bisa pulang maka jalan satu-satunya untung menghilangkan kangen pada Timika town tercinta ya berkumpul dengan teman-teman sekelas pas SMA dulu. Bercerita tentang masa-masa dulu dan melihat pencapaian masing-masing merupakan sesutu yang menarik untuk di bahas bersama teman. Bertukar pengalaman dan juga cerita-cerita lucu awal beradaptasi dengan lingkungan baru waktu kuliah. Pasti banyak hal menarik lainnya. Kami merasa satu keluarga mungkin karena kami merantau begitu jauh dari orang tua sehingga mereka menjadi saudara terdekat kami. Walau baru kenal semenjak sma dulu ikata saudara itu tidak kalah eratnya dengan ikatan darah. Kita bisa melihat kadang berikatan darah saja masih diterpa banyak masalah ketidak cocokan.

Penjahit wajib adanya di Bali ini

Tour to Bali : Penjelajahan Utara Pulau Dewata 4

Selamt pagi dunia. Sudah setengah sembilang kurang. Dengan Liburan Indie Endah n Rhesa. Tentam sekali tempat ini. Tidak ada deadline yang harus dikerjakan semua sesui dengan apa yang kau inginkan. Benar-benar liburan bertemu dengan orang-orang baik terhadapmu walau kau sungkan terhadap mereka. Ini hari ke-5 di bali yang berarti sudah tanggal 10 Januari 2013. Awalnya ingin tinggal seminggu ditempat sahab ini. Namun ada beberapa hal yang menghalanginnya. Sebenarnya sudah tidak enak juga berlama-lama disini. Sungkan juga rasanya.

Jumat, 20 Desember 2013

Rehat dari Gemerlap ibukota - merasakan kehidupan orang bali

Tour to Bali : Penjelajahan Utara Pulau Dewata 3

Sudah hari ketiga di pulau dewata ini. Sudah mulai merasa dekat dengan keluarga komang. Saya tinggal di bagian utara bali. Maka jika ada yang menyangka liburan ini hedon semata. Maka saya akan bilang maaf tuan saya hanya mencari makna kehidupan. Kegemerlapan ibu kota sudah membuat mata saya silau. Sudah cuku kemegahan itu, saya ingin merasa kehidupan indonesia yang sebenarnya. Sederhana saja tapi penuh dengan makna. Uang bisa membuat anda bahagia tapi tidak selalu bisa membaeli semuanya. Ada harga yang sangat mahal yang takbisa dinilai dengan uang. Itulah yang saya cari, abstrak namun sangat nyata adanya.
Memaknai hidup dengan bepergian membuat kita sadar satuh hal bahwa ada sesuatu yang lain di dunia ini. Tidak semata ada yang ada di depan mata kita. Banyak hal, namun jika kita mau mencarinya. Tadi malam terjadi perbindangan hangan dengan ibu komang mengenai proses masuk kuliah dulu. Memang waktu itu banyak coba’an yang berat untuk diceritakan. Begitu juga dengan komang. Banyak pencerahan-pencerahan di sana.

Selasa, 17 Desember 2013

Terjebak 6 jam di Bandara Ngurah Rai - Bali waw aseem

Tour to Bali : Penjelajahan Utara Pulau Dewata 1
Geroga, buleleng Bali. 6 Januari 2013.
Setelah terkantuk-kantuk di bandara semalaman. Akhirnya pesawat Batavia jenis Airbus berangkat tepat jam 6. Pesawat lepas landar di atas kota jakarta yang krisis pohon itu, menjadi tidak menarik untuk menatap kebawah. Apa lagi kepala menjadi sangat pusing pada saat proses lepas landas. Setelah tertidur selama beberapa menit saya terbangun oleh pramugari yang menawarkan minum, lantas kupesan teh hangat, yang ternyata berharga 15ribu. Agak menyesal (maklum kantong mahasiswa), kukira gratis seperti maskapai yang biasa saya tumpangi mana masih pahit dengan 4 bungkus (shaset) gula.

Menuju Gerogak, Bali Utara - Singaraja

Tour to Bali : Penjelajahan Utara Pulau Dewata 2

Hari kedua di Bali. With Cover Taylor Swift – Ours. Kegiatan saya di rumah komang setelah samapai hanya di sini adalah makan isi pulsa kartu lama (As) karena nomor Axis saya tidak ada sinyal di tempat komang, keculi di singaraja (ibu kota kabupaten) ada. Jadi menunggu besok baru nomor bisa aktif lagi. Di perjalanan menuju ke sini dari denpasar menggunakan bis ‘manis’ selama 3 jam. Saya merenung banyak hal tentang hidup ini. Mengenai alasan saya ke sini. Bukan untuk berhedon sungguh. Sangat malu ketika semester 2 dulu saya mencerca hedonisme dalam matakuliah agama namun sekarang melakukannya, sungguh hina. Lalu saya mencari-cari jawabannya, yah jawabannya adalah belajar tentang kehidupan. Entah kenapa saya begitu percaya dengan intuisi saya. Contoh ketika sma dulu. Cita-cita saya sederhana saja, yakni kuliah di jawa titik. Tidak muluk-muluk di universitas mana yang penting di jawa. Alasannya ? tentu akan banyak yang menjawab hedonisme. Ya di jawa, anda bisa mendapatkan apa yang semua anda inginkan tentu ada pelumasnya ‘uang’. Iya dengan uang anda bisa melakukan apa saja. Namun bukan itu sungguh, ada sesutu di lubuk hati ini. Namun waktu itu saya tidak bisa menjawabnya. Yang jelas ada sesuatu yang tersembunyi di sana. Di mana saya tidak bisa melihatnya dari layar kaca TV yang masi menayangkan karena kepentingan beberapa pihak. Tidak sesungguhnya.

Selasa, 08 Oktober 2013

Kamu Ingin jadi apa ketika besar nanti ?

Merenungkan pertanyaan itu sekarang, bagi saya pertanyaan seperti
itu bukan pertanyaan yang baik untuk ditanyakan kepada anak-anak.
Seberapa penting, sesungguhnya profesi yang kita lakukan ? Saya
tidak menyangkal bahwa karier mungkin akan membentuk bagian utama
dari kehidupan kita. Inilah kenyataan bahwa Anda perlu mencari nafkah.
Namun pada tingkat yang lebih dalam, bukan lebih penting soal mau
jadi orang seperti apa kita ini, dibanding soal jenis pekerjaan yang
mau kita lakukan. disadur dari Buku Happy Student oleh Daniel Wong

Minggu, 29 September 2013

Martensit


Martensit adalah fasa terkeras dari baja paduan karbon. Fasa ini dapat diperoleh dengan
pemanasan hingga fasa Austenit (gama), lalu dilakukan pendinginan cepat atau kuens (transliterasi Quenh).
Pada diagram transformasi isotermal dapat diperoleh suhu awal reaksi martensit (Ms)
dan suhu akhir martensit (Mf). Selain itu, dapat dilihat juga bahwa untuk membentuk fasa
martensit harus dilakukan pendinginan dengan sangat cepat. Shingga dengan alasan tersebut dapat
disimpulkan bahwa transformasi pembentukan martensit tidak bergantung pada pergerakan atom,
namun dengan proses tanpa difusi.